Ujian Bedah

Akhirnya selesai juga blog tentang status ujian bedah. Di stase bedah RSMH Palembang, ujian buat dokter mudanya alias koas adalah membuat status yang benar dan memahaminya. Statusnya terdiri atas 2 buah status bedah mayor (satu tergantung penguji, yang satunya lagi kasus yang kita suka) dan 1 buah status bedah minor (yang banyak dipilih kista atheroma dan lipoma).

Cara menempuh ujian bedah:
1. Pilih kasus yang paling kita kuasai
2. Pahami apa yang kita tulis di status
3. Baca literatur yang sahih
4. Bimbingan dengan kk residen

Sebenarnya, itu cara standar. Kalo emang pengen nilai bagus ya harus belajar tapi terkadang kita ga cukup waktu untuk baca semua bahan. Tidak bisa dipungkiri juga penguji itu memegang peranan penting atas lulus atau tidaknya kita. Enak kalo kita dapet yang bonam bisa aman-aman aja. Coba kalo dapet yang malam, habislah kita. Pengalaman ujian kemaren menyadarkan gw banget. Jangan menunda belajar dan memilih belajar kasus-kasus yang mudah aja.

Berikut ini adalah kiat-kiat dalam menjawab soal ujian bedah.

Pada dasarnya di setiap stase itu ada penguji yang bonam, dubia dan malam. Sekarang kita enggak usah berpikir yang bonam dulu deh. kita langsung aja pikirin yang malam. Misalnya yang malam itu bedah onkologi, bedah digestif,dll udah ga usah pikir panjang pelajari aja kasus yang paling sering terjadi di bidang bedah onkologi dan digestif. Andaikata kita enggak dapet penguji itu setidaknya kita bisa jadikan kasus itu untuk referensi kasus pilihan. Syukur-syukur dapet yang bonam. Siapin juga yang lain untuk jaga-jaga.

Setelah belajar, kita tidak boleh berbangga diri. Tanya teman-teman yang ujian sebelumnya, apa aja pertanyaannya dan jawabannya. Jangan nanya cuma dengan satu orang aja. Usahakan sebanyak mungkin. Lihat juga statusnya untuk sekedar membandingkan dengan status kita karena tidak jarang konsep pertanyaannya akan berulang dari setiap penguji.

Bimbingan merupakan hal yang paling krusial. Setelah kita buat status yang apik. Jangan lupa untuk bimbingan dengan kk pembimbing yang udah ditunjuk. Di sana dia akan koreksi semua isi status kita dan apa yang enggak ngerti langsung ditanya aja cuuy.

Saat ujian, ajak pembimbing kita supaya ikut menemani. Nanti kalau ada pertanyaan yang sulit kasih kode ke kk pembimbing. “S.O.S” kak jawabannya apa. Sebaiknya sebelum ujian bilang ke kakaknya, “Kak kagek kalo ado yang aku dak tau kk tulis di kertas yo jawabannyo.” Usaha itu penting tapi jangan terlalu banyak berharap. Ini Ilmu Hitam. Hahaha..

Terakhir adalah DOA. Cuma Tuhan yang bisa nolong kita. Mohon doa dari ortu. Kalo ngerasa banyak dosa, segera bertobat dulu. Solat 5 waktu + tilawatil + tahajud dan sunat (kalo bisa). Lahaula Wala Quwataillbillahil aliyul adzim.

Kurang lebih itulah kiat-kiat ujian di stase bedah RSMH Palembang buat dokter muda. Aku kemaren dapet kasus Ca Mamma, BPH dan Lipoma. Pertanyaan yang muncul kemaren seputaran status mulai dari identifikasi sampai prognosis. Pahamin aja semua-semua yang sesuai dengan kompetensi kita seperti Patofisiologi, DD, Pemeriksaan apa aja yang dibutuhkan, Komplikasi, Tatalaksana sebagai dokter umum, Teknik operasi (Bedah Minor), dll. Oke, kayaknya cuma itu aja yang bisa aku bagi. Jadilah dokter yang bukan hanya sekedar dokter, tapi jadilah dokter yang berilmu. Semoga kita semua berhasil dan jadi dokter yang amanah dan berkompeten. Amin3x.. ya Robbal Alamin.. Selamat Belajar ^0^/

Status Bedah Lipoma

STATUS PASIEN
UJIAN BEDAH MINOR

Nama : Nita Parisa, S. Ked
NIM : 04061001036

IDENTIFIKASI
Nama : Tn. R
Umur : 44 tahun
Jenis kelamin : laki-laki
Agama : Islam
Bangsa : Indonesia
Alamat : Palembang
MRS : 28 Juni 2010

ANAMNESIS
Keluhan utama
Benjolan pada lengan kiri sejak ± 5 tahun yang lalu.
Riwayat Perjalanan Penyakit
Penderita mengeluh timbul benjolan pada lengan kiri sebesar kelereng sejak 5 tahun SMRS yang semakin membesar hingga sebesar telur ayam.
Riwayat penyakit dahulu yang serupa tidak ada.
Riwayat penyakit serupa dalam keluarga tidak ada.

PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis
Kesadaran : Compos Mentis
TD : 120/80 mmHg
Nadi : 83 x/menit
Pernapasan : 20 x/menit
Suhu : 36,3 C
Kepala : t.a.k
Leher : t.a.k
Pupil : isokor, RC +/+
Dada : t.a.k
Thorax : t.a.k
Abdomen : t.a.k
Genitalia Eks : t.a.k
Eks Superior : Lihat status lokalis
Eks Inferior : t.a.k
KGB : t.a.k
Status Lokalis
Regio antebrachii anterior dextra
I : Tidak Tampak Benjolan
P : Tidak teraba massa
Regio antebrachii anterior sinistra
I : Tampak benjolan, ukuran sebesar telur ayam, warna sama dengan sekitar.
P : Teraba massa ukuran 4x3x2 cm, konsistensi kenyal, permukaan rata, dapat digerakkan (mobile), batas tegas, dan tidak ada nyeri tekan.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Laboratorium
Hb : 14,3 g/dl
Ht : 46 vol%
Leukosit : 9400 /mm3
Trombosit : 225.000 /mm3
BSS : 108 g/dl
Na : 130 mmol/l
K : 3,7 mmol/l
Waktu Perdarahan : 1’
Waktu Pembekuan : 8’

DIAGNOSA KLINIS
Lipoma

PENATALAKSANAAN
Ekstirpasi

PROGNOSIS
Quo ad vitam : Bonam
Quo ad functionam : Bonam

Status Bedah BPH

STATUS PASIEN
UJIAN BEDAH MAYOR

Nama : Nita Parisa, S. Ked
NIM : 04061001036

IDENTIFIKASI
Nama : Tn. M
Umur : 81 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Status : Menikah
Pekerjaaan : Buruh
Agama : Islam
Kebangsaan : Indonesia
Alamat : Palembang
MRS : 24 Juni 2010

ANAMNESIS
Keluhan Utama
Tidak bisa buang air kecil
Riwayat perjalanan penyakit
Sekitar 1 hari SMRS, penderita mengeluh tidak bisa BAK.
Penderita berobat ke RS swasta lalu dipasang catheter.
Demam tidak ada. Mual Muntah tidak ada.
Riwayat nyeri pada pinggang tidak ada.
Riwayat BAK berpasir tidak ada.
Riwayat BAK seperti air cucian daging tidak ada.
Riwayat penyakit serupa dalam keluarga tidak ada

PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis
KU : baik
Kesadaran : compos mentis
Gizi : cukup
Tekanan darah : 120/80 mmHg
Nadi : 82x/menit
Pernapasan : 22x/menit
Suhu : 36,4 ºC
Kepala : tidak ada kelainan
Kulit : tidak ada kelainan
Leher : tidak ada kelainan
Pupil : isokor/ reflex cahaya +/+
KGB : tidak ada kelainan
Thoraks : tidak ada kelainan
Abdomen : tidak ada kelainan
Ekstremitas superior : tidak ada kelainan
Ekstremitas inferior : tidak ada kelainan
Genitalia eksterna : lihat status lokalis
Status Lokalis
CVA dextra dan Sinistra
Inspeksi : Bulging (-)/(-)
Palpasi : Nyeri Ketok (-)/(-)
Supra Pubik
Inspeksi : Bulging (-)
Palpasi : NT (-)
Genitalia Eksterna
Inspeksi : Terpasang kateter 16 F
Rectal Toucher
Kesan : TSA baik, mukosa rectum licin, prostat membesar, konsistensi kenyal dan tidak ada nyeri tekan.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Laboratorium
•Hb: 11,5 g/dl
•Ht : 34 vol%
•LED : 15 mm/jam
•Leukosit : 9300 /mm3
•Trombosit : 413.000 /mm3
•DC : 0 / 3 / 1/ 53 / 37 / 6
•BSS : 103 mg/dl
•Ureum : 33 mg/dl
•Creatinin : 1,5 mg/dl
•Na : 134 mmol/l
•K : 3,6 mmol/l
BNO
Dalam Batas Normal
USG
Ginjal : t.a.k, batu (-), massa (-), hidronefrosis (-)
Buli : t.a.k, batu (-), massa (-)
Prostat : membesar, kalsifikasi (-), berat 49,8 gr
Kesan : BPH

DIAGNOSIS KERJA
Benign Prostat Hyperplasia (BPH)

PENATALAKSANAAN
Operatif

PROGNOSIS
Quo ad vitam : bonam
Quo ad fungsionam : bonam

Status Bedah Ca Mamma

STATUS PASIEN
UJIAN BEDAH MAYOR

Nama : Nita Parisa, S. Ked
NIM : 04061001036

IDENTIFIKASI
Nama : Ny. W
Jenis Kelamin : Perempuan
Umur : 54 tahun
Status : Menikah
Pekerjaan : Ibu rumah tangga
Alamat : Palembang
Agama : Islam
Bangsa : Indonesia
MRS : 22 juni 2010

ANAMNESIS
Keluhan Utama
Benjolan di payudara kanan.
Riwayat Perjalanan Penyakit
Sekitar 6 bulan yang lalu, pasien mengeluh timbul benjolan pada payudara kanan sebesar kelereng. Dalam 2 bulan terakhir benjolan dirasakan semakin membesar hingga sebesar telur ayam kampong tidak disertai nyeri, bengkak dan kemerahan pada kulit di sekitar benjolan.
Penderita tidak mengeluhkan adanya benjolan pada tempat lain, leher dan aksila.
Penderita tidak mengeluh ada sesak nafas, rasa penuh di ulu hati, nyeri tulang dan nyeri kepala hebat.
Riwayat melahirkan anak pertama sekitar usia 20 tahun, penderita memiliki 4 orang anak.
Riwayat menyusukan anak pada kedua payudara.
Riwayat menstruasi pertama sekitar usia 12 tahun, siklus menstruasi teratur setiap akhir bulan dan menopause pada umur 48 tahun.
Riwayat pemakaian obat hormonal yaitu pil KB selama 3 tahun.
Riwayat operasi tumor payudara tidak ada.
Riwayat operasi tumor ginokologik tidak ada.
Riwayat radiasi dinding dada tidak ada.
Riwayat penyakit serupa dalam keluarga tidak ada.

PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis
Keadaan Umum : baik
Kesadaran : compos mentis
Pernafasan : 24 x/menit
Tekanan Darah : 120/80 mmHg
Nadi : 80 x/menit
Suhu : 37,2 C
Kulit : Tidak ada kelainan
Kepala : Tidak ada kelainan
Leher : Tidak ada kelainan
KGB : Lihat status lokalis
Thorax : Lihat status lokalis
Abdomen : Tidak ada kelainan
Genitalia Eksterna : Tidak ada kelainan
Ekstremitas Atas : Tidak ada kelainan
Ekstremitas Bawah : Tidak ada kelainan
Status Lokalis
Regio Thorax
I : Tampak payudara kanan dan kiri tidak simetris.
Regio Mamma Dextra
I : Tidak tampak benjolan, retraksi putting (+), ulserasi (-), peau d’orange (-), dan nodul satelit (-)
P : Teraba massa ukuran 4x4x1 cm,dengan konsistensi keras, permukaan berdungkul-dungkul, batas tidak tegas, terfiksir pada kulit dan nyeri tekan (-).
Regio Mamma Sinistra
I : Tidak tampak Benjolan
P : Tidak Teraba massa
KGB Axilla Dextra
I : Tidak tampak benjolan.
P : Tidak teraba massa.
KGB Axilla Sinistra
I : Tidak tampak benjolan.
P : Tidak teraba massa.
KGB Supra Klavikula Dextra
I : Tidak tampak benjolan.
P : Tidak Teraba massa.
KGB Supra Klavikula Sinistra
I : Tidak tampak benjolan.
P : Tidak Teraba massa.

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Laboratorium
Hb : 12,1 g/dl
Ht : 36 vol%
Leukosit : 8300 /mm3
LED : 10 mm/jam
Trombosit: 231.000 /mm3
DC : 0/2/1/66/26/5
BSS : 99 mg/dl
Na : 139 mmol/l
K : 3,6 mmol/l
Waktu Perdarahan : 2’
Waktu Pembekuan : 8’
Pemeriksaan Chest X-Ray
Kesan : Tidak ada metastase ke paru.

DIAGNOSIS KLINIS
Tumor Mamma Dextra Suspek Ganas T4N0Mx.

PENATALAKSANAAN
- USG Abdomen (hepar)
- Rencana Operasi

PROGNOSIS
Quo ad vitam : Bonam
Quo ad fungsionam : Dubia ad Malam

I’m Back

Udah lama aku ga nulis lagi di blog. Enggak ngerti juga, akhir-akhir ini aku hilang minat, enggak bergairah, cemas dan lesu. Namun, semua itu “Booo’ooong”. Hahaha.. Pada dasarnya aku tu sibuk banget. Secara ujian skripsi dan persiapan awal masuk koas.

Sebenernya, beberapa bulan yang lalu aku udah mau nulis blog. Judulnya sama kayak blog ini “I’m back”, cuma karena suatu dan lain hal akhirnya ceritanya enggak selesai. Kurang lebih gini ceritanya.

“Aku baru aja nyampe dari mudik singkat ke Lahat. Ini lebih tepatnya “Mudak – alias Mudik Mendadak”. Outfit yang dikenakan; waktu pergi.. baju katun hitam bercorak polkadot dengan jaket merah dan kaos kaki, waktu pulang.. tidak banyak yang berubah.. baju katun putih bercorak polkadot dengan jaket merah dan kaos kaki. Aku berangkat sama Manda, Tante Intan, dan Mila. Intinya 2 keluarga serta tidak lupa pula Pak Bastari (Mobil 1). Lalu Kak Waluyo dan Om Syahrul (Mobil 2). Awalnya kami berencana akan berangkat jam 3 sore tapi karena habituation yang baik, kami pun berangkat jam 6 dari Palembang. Mantap!!!

Perjalanan pun dimulai. Seperti biasa, ketika di perjalanan mulut siapa yang paling enggak berhenti ngoceh, ya tidak lain tidak bukan adalah saya sendiri. Jadi, kira-kira hampir 2/3 jalan ku habis kan untuk ngoceh dan 1/3 nya lagi untuk tidur.”

Lihat kata terakhir dari cerita di atas, “Tidur”. Yah, itulah alasan kenapa tulisan itu enggak berlanjut. Aku ketiduraaan saudara-saudara dan keesokannya aku amnesia. Fungsi vegetatif itu memang membutakan segalanya.

Sekarang aku lagi di stase jiwa. Ritual tiap pagi ampe siang, apel jam 7.30 dari Senin – Jumat/Sabtu (enggak apel), absen, poli jam 9.30, jaga malam dan bimbingan. Sekilas terlihat sibuk tapi ternyata di jiwa inilah aku terpikir kembali untuk menulis blog. Have Fun all. Semoga bisa menghibur. Lagi-lagi aku ngantuuuk banget. Enaknya bobo.. Mmmm..Gutn8 all,, sleep tight and have a nice dream..

Akhirnya Aku Menemukan Mu

Udh lama cari header yg tepat..
Cuma baru Malam ini sempet nyari foto..
Dan Akhirnya apa yg kita temukan saudar2..
Foto terbaik tahun ini..Hahaha..
Berhubung udh mw ujian,
Hibernasi Mode ON!!!

I’ll be write back..
A.S.A.P!!!

Apakah itu Cinta atau kah Cita???

Video ini didedikasikan untuk orang-orang yang pernah mengalami kebimbangan dalam menemukan cinta sejatinya. Orang-orang yang masih terus mencari padahal apa yang dicarinya udah ada dekat dengannya bahkan tepat di depan matanya. Namun, orang-orang ini tidak bersalah karena cinta itu buta  sedangkan cita itu membutakan cinta.

Previous Older Entries Next Newer Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.